Inovasi Pestisida Nabati Berbasis Daun Pepaya untuk Meningkatkan Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Sememu Kabupaten Lumajang
DOI:
https://doi.org/10.62951/komunitas.v3i3.247Keywords:
Agricultura Pests, Botanical Pesticide, Papaya Leaves, Sustainable Agriculture, Sememu VillageAbstract
The agricultural sector plays a strategic role in ensuring national food security, particularly in rural areas where the majority of the population depends on agricultural production. Sememu Village, an agricultural-based community with rice and tobacco as its primary commodities, has faced recurring pest attacks in recent years. Conventional pest control methods in the area have primarily relied on chemical pesticides. However, excessive and prolonged use of these chemicals has resulted in serious problems, including pest resistance, environmental contamination, and potential health risks to farmers and consumers. This study aims to improve farmers’ knowledge and practical skills by introducing an alternative, eco-friendly approach through a training program on the production of botanical pesticides derived from papaya leaves (Carica papaya L.). Papaya leaves are known to contain bioactive compounds such as papain, chymopapain, alkaloids, terpenoids, and flavonoids, which exhibit natural insecticidal properties. The training activities consisted of initial observation, presentation of scientific and practical materials, hands-on practice in the preparation of botanical pesticides, and field testing on rice and tobacco plants. The findings demonstrated that the use of papaya leaf-based pesticides effectively reduced pest feeding activity and increased pest mortality rates, thereby minimizing crop damage. Importantly, this approach did not cause harmful effects on the surrounding ecosystem. The program highlights the potential of botanical pesticides as a sustainable solution for integrated pest management in agricultural villages, contributing both to environmental conservation and farmers’ welfare.
References
Dewi, E. Y., Yuliani, E., & Rahman, B. (2022). Analisis peran sektor pertanian terhadap pertumbuhan perekonomian wilayah. Jurnal Kajian Ruang, 2(2), 229–248. https://doi.org/10.30659/jkr.v2i2.20961
Fitriahadi, E., Kurniawati, S., & Ramadhan, Y. (2025). Pemberdayaan kelompok wanita tani melalui pembuatan pestisida nabati dan tanaman obat keluarga. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 5(2), 304–312. https://doi.org/10.37373/bemas.v5i2.1428
Handru, A., & Diyona, P. (2024). Intensity of fall-armyworm (Spodoptera litura Fabricius) pest attacks on cayenne pepper (Capsicum frutescens) plants in karst land. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 8(2), 244–251. https://doi.org/10.32585/ags.v8i2.5578
Hasanah, U., & Sutrisno, A. (2021). Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pembuatan pestisida nabati daun pepaya di Desa Sumber Ketempah. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 49–62. https://doi.org/10.35309/dharma.v2i1.48
Jasmaniar, Haruna, N., & Yasmin. (2024). Studi keberlanjutan sistem pertanian organik (Studi kasus petani padi di Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur). Jurnal Pertanian Terpadu, 12(1), 163–172. https://doi.org/10.36084/jpt.v12i2.570
Juleha, S., Afifah, L., Sugiarto, Surjana, T., & Yustiano, A. (2022). Potensi daun pepaya (Carica papaya L) sebagai racun kontak dan penolakan makan terhadap Spodoptera. Jurnal Agrotech, 12(2), 66–72. https://doi.org/10.31970/agrotech.v12i2.95
Listianti, N. N., Winarno, W., & Erdiansyah, I. (2019). Pemanfaatan ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) sebagai insektisida nabati pengendali walang sangit (Leptocorisa acuta) pada tanaman padi. Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences, 3(1), 81–85. https://doi.org/10.25047/agriprima.v3i1.142
Marnita, Y., Zati, M. R., & Ardiyanti, D. A. (2022). Inovasi pestisida nabati untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman di Desa Rantau Panjang Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Abdi Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.30737/jaim.v6i1.3044
Meila, O., & Noraini. (2017). Uji aktivitas antidiabetes dari ekstrak metanol buah kiwi (Actinidia deliciosa) melalui penghambatan aktivitas α-glukosidase. Jurnal Farmasi Galenika, 3(2), 132–137. https://doi.org/10.22487/j24428744.0.v0.i0.8814
Piri, M., Sumampouw, H. M., Kamagi, D. W., & Lawalata, H. (2022). Uji efektivitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) sebagai insektisida alami lalat rumah (Musca domestica). Jurnal Bios Logos, 12(2), 114–121. https://doi.org/10.35799/jbl.v12i2.41034
Serdani, A. D., Widiatmanta, J., & Ardi, A. K. (2022). Pengaruh insektisida nabati daun tembakau dan pepaya terhadap mortalitas ulat grayak (Spodoptera litura). AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v6i1.3634
Setiawan, H., & Anak Agung, O. (2015). Pengaruh variasi dosis larutan daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap mortalitas hama kutu daun (Aphis craccivora) pada tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) sebagai sumber belajar biologi. BIOEDUKASI: Jurnal Pendidikan Biologi, 6(1), 54–62. https://doi.org/10.24127/bioedukasi.v6i1.158
Susanti, A., Putri, R., Kurniawan, T., & Sari, L. (2025). Pengembangan insektisida organik dari ekstrak daun tembakau sebagai solusi ramah lingkungan: Studi kasus di Desa Ngusikan. Jumat: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 46–52. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v6i1.5314
Susanti, E., Mahmudah, I. R., & Makiyah, Y. S. (2023). Edukasi dan pelatihan pembuatan biosaka untuk mengurangi ketergantungan pupuk dan pestisida kimia. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 1705–1716. https://doi.org/10.20527/btjpm.v5i4.9916
Wali, M., & Sahria, S. (2015). Studi tingkat kerusakan akibat hama daun pada tanaman meranti merah (Shorea leprosula) di areal persemaian PT. Gema Hutani Lestari Kec. Fene Leisela. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 8(2), 36–45. https://doi.org/10.29239/j.agrikan.8.2.36-45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



