Kelimpahan Bakteri Vibrio sp pada Air Sampel Tambak Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Berdasarkan Lokasi Tambak yang Berbeda

Authors

  • Geby Thalia Putri Universitas Dr Soetomo
  • Indra Wirawan Universitas Dr Soetomo
  • Muhajir Muhajir Universitas Dr Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.62951/fauna.v4i1.333

Keywords:

Pond Environment, Stocking Density, Vaname Shrimp, Vibrio sp. Bacteria, Water Quality

Abstract

Vaname shrimp (Litopenaeus Vannamei) is one of Indonesia's fishery commodities with high economic value. Vaname shrimp production in Indonesia continues to increase. However, obstacles sometimes arise in cultivation activities, such as the emergence of shrimp diseases and poor water quality. High stocking density and shrimp feeding can cause a decline in water quality. In addition, pond water quality is influenced by pond location and the surrounding environment, such as agriculture, settlements, mangroves, and the sea. This causes ponds to have different water qualities. One of the diseases that often attacks shrimp farming is caused by the bacterium Vibrio sp. The abundance of Vibrio sp. bacteria is closely related to pond water quality and the environmental conditions around the pond. The methods used were TPC testing and multiple linear regression testing. Based on the results of the study, the abundance of Vibrio sp. bacteria in pond A was the highest at 8.3 x 102, and pond C had the lowest at 3.1 x 102. Water quality testing in three different ponds showed safe limits for cultivation, except for nitrite testing. Based on the simple linear regression test, the water quality parameters that significantly affect the abundance of Vibrio sp. bacteria are pH, temperature, and nitrite.

 

References

Akbarurrasyid, M., Tarigan, R. R., & Pietoyo, A. (2020). Analisis keberlanjutan usaha budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Teluk Cempi, Dompu, Nusa Tenggara Barat. Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 16(4), 250-258. https://doi.org/10.14710/ijfst.16.4.250-258

Ariadi, H. (2019). Konsep pengelolaan budidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei) pola intensif berdasarkan tingkat konsumsi oksigen terlarut. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang.

Arman, P. R. (2021). Karakteristik kualitas air dan keberadaan bakteri Vibrio sp. pada wilayah tambak udang tradisional di pesisir Wundulako dan Pomalaa Kolaka. Journal of Fisheries and Marine Research, 5(3), 547–556. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2021.005.03.5

Arsad, S., Afandy, A., Purwadhi, A. P., Saputra, D. K., & Buwono, N. R. (2017). Studi kegiatan budidaya pembesaran udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan penerapan sistem pemeliharaan berbeda. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 9(1), 1-14. https://doi.org/10.20473/jipk.v9i1.7624

Bawole, C. S. F., Mentang, F., & Dien, H. (2017). Penerapan pengasapan cair pada pengolahan abon roa (Hemirhamphus sp.) dan pampis cakalang (Katsuwonus pelamis L.) serta mutu mikrobiologis produk yang dikemas Modified Atmospheric Packaging (MAP). Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan, 5(1), 8-12. https://doi.org/10.35800/mthp.5.1.2017.14903

Briggs, M. (2006). Cultured aquatic species information programme. FAO Fisheries and Aquaculture Department. Rome.

Faradilla, F. (2018). Konsentrasi amonia pada tambak intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei) menggunakan Lactobacillus sp. dengan dosis yang berbeda (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar.

Felix, F., Nugroho, T. T., Silalahi, S., & Octavia, Y. (2011). Skrining bakteri Vibrio sp. asli Indonesia sebagai penyebab penyakit udang berbasis teknik 16s ribosomal DNA. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 3(2), 85-99. https://doi.org/10.28930/jitkt.v3i2.7824

Hidayat, K. W., Nabilah, I. A., Nurazizah, S., & Gunawan, B. (2019). Pembesaran udang vannamei (Litopenaeus vannamei) di PT. Dewi Laut Aquaculture Garut Jawa Barat. Journal of Aquaculture and Fish Health, 8(3), 123-128. https://doi.org/10.20473/jafh.v8i3.12931

Irianto, A. (2005). Patologi ikan teleostei. Gadjah Mada University Press.

Kharisma, A., & Manan, A. (2012). Kelimpahan bakteri Vibrio sp. pada air pembesaran udang vannamei (Litopenaeus vannamei) sebagai deteksi dini serangan penyakit vibriosis. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 4(2), 128-134. https://doi.org/10.20473/jipk.v4i2.11563

Lailatussyifa, A., Widyorini, N., & Jati, O. E. (2020). Analisis total bakteri Vibrio sp. di sedimen pada kerapatan mangrove yang berbeda di Pantai Ujung Piring, Jepara. Jurnal Pasir Laut, 4(1), 1-8. https://doi.org/10.14710/jpl.2020.30518

Lantang, B., Melmambessy, E. H. P., & Rini, A. C. (2020). Udang hasil tangkapan di wilayah perairan Pantai Kumbe dan perairan Pantai Kaiburse Distrik Malind Kabupaten Merauke. Jurnal IPTEKS PSP, 7(14), 163-176.

Lazur, A. (2007). Growout pond and water quality management. College Park, University of Maryland, USA.

Maghfiroh, A., Anggoro, S., & Purnomo, P. W. (2019). Pola osmoregulasi dan faktor kondisi udang vaname (Litopenaeus vannamei) yang dikultur di tambak Mojo Ululjami Pemalang. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 8(3), 177-184. https://doi.org/10.14710/marj.v8i3.24253

Malik, I. (2014). Budidaya udang vaname tambak semi intensif dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). WWF-Indonesia.

Mancuso, M., Genovese, L., & Maricchiolo, G. (2015). Brown spot disease in Penaeus kerathurus eggs and larvae: A case report. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 4(10), 938–944.

Milza, A., Sarjito, & Haditomo, A. H. (2016). Keanekaragaman agensia penyebab vibriosis pada udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan sensitivitasnya terhadap antibiotik. Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1), 98–107.

Nawangsih, E. N., Tirani, B. R. S., & Halimah, L. S. (2022). Viabilitas soygurt Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium bifidum setelah dilakukan beku kering. Journal Of Innovation Research And Knowledge, 2(5), 2415-2422.

Pahlefi Hidayat, R., Suwarno, & Mahasri, G. (2017). Evaluasi pemberian crude protein Zoothamnium penaei terhadap laju pertumbuhan, respon imun dan kelulushidupan udang vaname (Litopenaeus vannamei) di tambak. Jurnal Biosains Pascasarjana, 19(2), 111–132. https://doi.org/10.20473/jbp.v19i2.2017.111-126

Purnamasari, I., Purnama, D., & Utami, M. A. F. (2017). Pertumbuhan udang vaname (Litopeneus vannamei) di tambak intensif. Jurnal Enggano, 2(1). https://doi.org/10.31186/jenggano.2.1.58-67

Putra, F. R., & Manan, A. (2014). Monitoring kualitas air pada tambak pembesaran udang vaname (L. vannamei) di Situbondo, Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 6(2), 137-141. https://doi.org/10.20473/jipk.v6i2.11298

Rosmania, R., & Yanti, F. (2020). Perhitungan jumlah bakteri di laboratorium mikrobiologi menggunakan pengembangan metode spektrofotometri. Jurnal Penelitian Sains, 22(2), 76-86. https://doi.org/10.56064/jps.v22i2.564

Rukminasari, N., Nadiarti, & Awaluddin, K. (2014). Pengaruh derajat keasaman (pH) air laut terhadap konsentrasi kalsium dan laju pertumbuhan Halimeda sp. Torani, 24(1), 28-34. https://doi.org/10.35911/torani.v24i1.119

Santosa, M. B., & Wiharyanto, D. (2013). Studi kualitas air di lingkungan perairan tambak adopsi better management practices (BMP) pada siklus budidaya I, Kelurahan Karang Anyar Pantaikota Tarakan Propinsi Kalimantan Utara. Jurnal Harpodon Borneo, 6(1), 49-55.

Sari, P. K., Guntara, G. P., & Ramadhani, D. (2018). Gambaran Vibrio sp. pada air sungai Desa Sungai Danau Kecamatan Satui Maret 2017. Jurnal ERGASTERIO, 5(2), 22-29.

Sarida, M., & Harpeni, E. (2010). Screening of potential probiotic Vibrio sp. against vibriosis in the Litopenaeus vannamei. Biosfera, 27(2), 88–94.

Sarjito, S., Apriliani, M., Afriani, D., & Haditomo, A. C. (2015). Agensia penyebab vibriosis pada udang vaname (Litopenaus Gariepinus) yang dibudidayakan secara intensif di Kendal. Jurnal Kelautan Tropis, 18(3), 189-196. https://doi.org/10.14710/jkt.v18i3.533

Seniati, M., Marbiah, & Irham, A. (2019). Pengukuran kepadatan bakteri Vibrio harveyi secara cepat dengan menggunakan spektrofotometer. Agrokompleks, 19(2), 12-19.

Setiyawan, A. A., Hikmah, N., & Marzuki, I. (2020). Prototype alat untuk mengukur pH, suhu, dan kadar kekeruhan air tambak untuk budidaya udang vaname Litopenaeus vannamei menggunakan Arduino Uno. Jurnal Informatika UPGRIS, 6(2), 76-82. https://doi.org/10.26877/jiu.v6i2.6633

Sitanggang, L. P., & Amanda, L. (2019). Analisa kualitas air alkalinitas dan kesadahan (hardness) pada pembesaran udang putih (Litopenaeus vannamei) di laboratorium animal health service binaan PT. Central Proteina Prima Tbk. Medan. Jurnal Penelitian Terapan Perikanan Dan Kelautan Tapian Nauli, 1(1), 29-35.

SNI. (2016). Pedoman umum pembesaran udang windu (Penaeus monodon) dan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Nomor 75. Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Jakarta.

Sumsanto, M. (2023). Studi teknik pengelolaan kualitas air pada pemeliharaan induk udang vannamei (Litopenaeus vannamei) di PT. Suri Tani Pemuka Unit Hatchery Singaraja, Bali. Jurnal Lemuru, 5(3), 507-516. https://doi.org/10.36526/jl.v5i3.3073

Supriatna, M., Mahmudi, M., Musa, M., & Kusriani, K. (2020). Hubungan pH dengan parameter kualitas air pada tambak intensif udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Jurnal Fisheries and Marine Research, 4(3), 368-374. https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2020.004.03.8

Tangguda, S., Fadjar, M., & Sanoesi, E. (2018). Pengaruh teknologi budidaya yang berbeda terhadap kualitas air pada tambak udang intensif. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 6(1), 12-27. https://doi.org/10.36706/jari.v6i1.7146

Umiliana, M., Sarjito, & Desrina. (2016). Pengaruh salinitas terhadap infeksi infectious myonecrosis virus (IMNV).

Utami, W., Sarjito, & Desrina. (2016). Pengaruh salinitas terhadap efek infeksi Vibrio harveyi pada udang vaname (Litopenaeus vannamei). Journal of Aquaculture Management and Technology, 5(1), 82-90.

Wicaksono, B. A., Dwinanti, S. H., & Hadi, P. (2020). Pengendalian populasi bakteri Vibrio sp. koloni hijau pada pemeliharaan udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan menggunakan ekstrak daun pepaya (Carica papaya L). Intek Akuakultur, 4(1), 12-23. https://doi.org/10.31629/intek.v4i1.1536

Widigdo, B., Pratiwi, N. T. M., & Alfaris, F. F. (2020). Keberadaan bakteri pasca aplikasi biosida di tambak pemeliharaan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Jurnal Biologi Indonesia, 16(2), 241-250. https://doi.org/10.47349/jbi/16022020/241

Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

Geby Thalia Putri, Indra Wirawan, & Muhajir Muhajir. (2026). Kelimpahan Bakteri Vibrio sp pada Air Sampel Tambak Udang Vaname (Litopenaeus Vannamei) Berdasarkan Lokasi Tambak yang Berbeda. Fauna: Jurnal Kajian Ilmu Hewani, 4(1), 01–18. https://doi.org/10.62951/fauna.v4i1.333

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.