Pengaruh Perbedaan Jenis Umpan pada Alat Tangkap Rawai Dasar terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Perairan Bungus Padang Sumatera Barat

Authors

  • Nitra Rostia Meiza Putri Universitas Dr. Soetomo
  • Sumaryam Sumaryam Universitas Dr. Soetomo
  • Yusruddin Yusruddin Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.62951/manfish.v4i1.304

Keywords:

Bait Type, Basic Rawai, Bottom Longline Fishing Gear, Bungus Waters, Catch Yield

Abstract

Bungus waters, located in Padang City, are one of the important fisheries centers in western Indonesia with high diversity of demersal and pelagic fish species. Bottom longline is an environmentally friendly passive fishing gear widely used by fishers in these waters. This study aimed to determine the effect of different bait types used in bottom longline fishing gear on fish catch in Bungus waters. The method employed was experimental fishing using a Randomized Block Design (RBD), with three bait treatments, namely tuna, scad, and small squid, each replicated nine times. Catch data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) followed by the Least Significant Difference (LSD) test. The results showed that differences in bait type had a highly significant effect on fish catch (F_calculated > F_table at the 1% level). Squid bait produced the highest catch with an average of 10.26 kg (41%), followed by scad at 8.1 kg (33%) and tuna at 6.52 kg (26%). The catch composition was dominated by grouper (44%), snapper (18%), threadfin bream (10%), and kurisi (9%). The use of squid bait was proven to be the most effective in increasing the productivity of bottom longline fishing gear in Bungus waters, Padang, West Sumatra.

References

Asrar, A. (2025). Pengaruh perbedaan umpan terhadap hasil tangkapan rawai dasar (bottom long line) di Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju (Doctoral dissertation, Universitas Sulawesi Barat).

Fernandez, C., Santos, M. N., & Coelho, R. (2024). The effect of leader material and bait on target species and bycatch in Atlantic pelagic longline fisheries. Fisheries Research, 276, 106983.

Gilman, E., Chaloupka, M., Swimmer, Y., Piovano, S., & Hall, M. (2020). Effects of pelagic longline bait type on species selectivity: A global evidence synthesis. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 30, 535–555.

Lubis, E. K., Sinaga, T. Y., & Susiana, S. (2021). Inventarisasi ikan demersal dan ikan pelagis yang didaratkan di PPI Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Jurnal Akuatiklestari, 4(2), 47–57.

Muandri, F. A., Setiyanto, I., & Fitri, A. D. P. (2022). Hubungan jenis umpan dan ukuran mata pancing alat tangkap rawai dasar terhadap hasil tangkapan ikan kakap (Lutjanus sp.) di perairan Pasir, Kebumen. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 11(3), 234–245.

Nugroho, R. (2021). Pengaruh perbedaan jenis umpan alami (natural bait) pada alat tangkap rawai dasar (bottom long line) terhadap hasil tangkapan ikan remang (Congresox talabon) di perairan Bawean. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 105–112.

Pane, A. R. P., Widiyastuti, H., & Mardlijah, S. (2023). Komposisi jenis dan laju tangkap pukat hela dasar di perairan Cirebon. Marine Fisheries, 14(1), 91–102.

Pangemanan, N. P. L., Sondak, C. F. A., & Kaparang, F. E. (2022). Penangkapan ikan demersal dengan rawai dasar layangan (hasil modifikasi konstruksi) menggunakan dua jenis umpan yang berbeda di perairan Selat Lembeh. Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan, 1(1), 25–32.

Prabowo, T. S. A. P. B., & Kusyairi, A. (2023). Pengaruh perbedaan mesh size pada alat tangkap jaring insang pertengahan terhadap hasil tangkapan ikan di perairan Juwana Kabupaten Pati Jawa Tengah. Soetomo Jurnal Pertanian AgroPro, 1(2), 86–98.

Prasetyo, D., & Wiyono, E. S. (2021). Analisis efisiensi teknis dan ekonomis alat tangkap rawai dasar di perairan Selatan Jawa. Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management, 12(1), 45–56.

Rahman, A., Iskandar, B. H., & Wisudo, S. H. (2023). Perilaku makan ikan demersal dan implikasinya terhadap pemilihan umpan pada perikanan rawai. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 15(2), 289–302.

Susanto, A., Solichin, A., & Saputra, S. W. (2020). Analisis perbedaan jenis umpan dan kedalaman pada pancing rawai dasar terhadap hasil tangkapan ikan manyung (Arius thalassinus) di perairan Banyutowo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Journal of Maquares, 9(2), 112–120.

Wijayanti, A. C. W., Boesono, H., & Bambang, A. N. (2015). Analisis ekonomi rawai dasar dengan J hook dan circle hook di PPI Ujungbatu Jepara Jawa Tengah. Jurnal Manajemen dan Teknologi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, 4(4), 179–187.

Wisnu, L. F., Zamdial, & Ali, M. (2018). Analisis produktivitas dan teknis penangkapan rawai dasar di Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Enggano, 3(2), 154–167.

Yolanda Khoirunnafisa. (2017). Komposisi hasil dan laju tangkap pancing rawai dasar di sekitar rumpon perairan laut Kabupaten Tuban (Undergraduate thesis, Universitas Gadjah Mada). UGM Repository.

Downloads

Published

2026-02-19

How to Cite

Nitra Rostia Meiza Putri, Sumaryam Sumaryam, & Yusruddin Yusruddin. (2026). Pengaruh Perbedaan Jenis Umpan pada Alat Tangkap Rawai Dasar terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Perairan Bungus Padang Sumatera Barat. Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Peternakan, 4(1), 09–19. https://doi.org/10.62951/manfish.v4i1.304

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>