Tingkat Keramahan Alat Tangkap Ikan Jaring Tarik Berkantong di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tegalsari
DOI:
https://doi.org/10.62951/zebra.v4i1.324Keywords:
Catch Composition, Fishing Gear, Environmental Friendliness, Pocket Seine Net, Tegalsari Nusantara Fishing PortAbstract
Tegal possesses substantial capture fisheries potential, supported by the availability of adequate human resources and appropriate infrastructure. One of the most commonly utilized fishing gears at the Tegalsari Nusantara Fishing Port is the pocket seine net. This study was conducted to evaluate the environmental friendliness of pocket seine fishing gear operated by fishermen at the Tegalsari Nusantara Fishing Port and to analyze the composition of the catch produced by this gear. The research employed a survey method using a questionnaire instrument based on nine criteria for environmentally friendly fishing gear. The respondents in this study were fishermen operating pocket seine net, and the number of respondents was determined using the Slovin formula. Data were processed using descriptive analysis. Meanwhile, the catch composition data were analyzed using the comparative method. The results of the fishing gear friendliness assessment indicate that the pocket seine gear used by fishermen at the Tegalsari Nusantara Fishing Port falls within the environmentally friendly category, with an indicator score ranging from 19 to 27. The catch composition of pocket seine gear comprises 12 species, which are classified into main catch and bycatch. All captured species possess economic value; consequently, no catch is discarded.
References
Atmanto, T., Aida, G. R., & Kusyairi, A. (2025). Tingkat keramahan lingkungan penggunaan alat tangkap jaring tarik pantai (beach seine) di Pantai Prigi Trenggalek Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan, 3(1), 53–71. https://doi.org/10.62951/manfish.v3i1.124
Bagaskara, M. D. P., Mardiah, R. S., Nababan, S. P., Yuzrisal, Elfijanto, T. K., Dewi, P., & Saputra, A. (2024). Implementasi sembilan kaidah CCRF dalam pengoperasian jaring tarik berkantong (JTB). In Prosiding Seminar Nasional Perikanan Indonesia ke-25 (pp. 673–689). Politeknik Ahli Usaha Perikanan.
Ernawati, T., Nurulludin, & Atmadja, S. B. (2011). Produktivitas, komposisi hasil tangkapan dan daerah penangkapan jaring cantrang yang berbasis di PPP Tegalsari, Tegal. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 17(3), 193–200. https://doi.org/10.15578/jppi.17.3.2011.193-200
Falach, M. F. (2022). Analisis tingkat selektivitas alat tangkap nelayan di Desa Tasikagung Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya).
Food and Agriculture Organization. (1995). Code of conduct for responsible fisheries. FAO Fisheries Department.
Lestariono, T., Rosyid, A., & Wijayanto, D. (2013). Perbedaan tingkat pendapatan nelayan dan tingkat kelayakan finansial usaha perikanan tangkap payang dan cantrang di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang Kabupaten Kendal. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 2(3), 20–29.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang penempatan alat penangkapan ikan dan alat bantu penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia dan laut lepas serta penataan andon penangkapan ikan.
Ramadhani, A. S. (2025). Analisis tingkat keramahan lingkungan dan komposisi hasil tangkapan alat tangkap purse seine yang berbasis di TPI Pelabuhan Tegalsari Kota Tegal (Skripsi, Universitas Pancasakti Tegal).
Rambun, A., Sunarto, & Nurruhwati, I. (2016). Selektivitas alat tangkap purse seine di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Muara Angke Jakarta. Jurnal Perikanan Kelautan, 7(2), 97–102.
Setiyobudi, N., Purwanto, H., Setiawan, A. B., & Sudiro. (2021). Alat bantu penangkapan ikan: Mesin bantu penarik tali selambar jaring tarik berkantong pada kapal > 30 GT. Balai Besar Penangkapan Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.
Sidiq, U., & Choiri, M. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. CV. Nata Karya.
Sienna, Y. I., Hasan, Z., Lili, W., & Dewanti, L. P. (2019). Selectivity of fishing gear for hairtail fish (Trichiurus lepturus Linnaeus, 1758) commodities in Pangandaran District, Indonesia. World Scientific News, 126, 248–260.
Simanullang, R. P., Suharyanto, & Perangin-angin, R. (2023). Komposisi hasil tangkapan pada jaring tarik berkantong (JTB) yang beroperasi di Laut Jawa. Jurnal IPTEK Terapan Perikanan dan Kelautan, 4(2), 83–92. https://doi.org/10.15578/plgc.v4i2.14054
Subehi, S., Boesono, H. S., & Ayunita, N. N. D. (2017). Analisis alat penangkap ikan ramah lingkungan berbasis code of conduct for responsible fisheries (CCRF) di TPI Kedung Malang Jepara. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 6(4), 1–10.
Wulandari, S. (2021). Analisis tingkat keramahan lingkungan alat tangkap nelayan di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Jawa Timur (Skripsi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zebra: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Hewani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



