Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Alat Tangkap Jaring Insang Dasar (Bottom Gillnet) Terhadap Penangkapan Ikan di Kab. Pangandaran

Authors

  • Syahna Dewi Universitas Dr.Soetomo Surabaya
  • Exist Saraswati Universitas Dr.Soetomo Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.62951/zebra.v4i1.330

Keywords:

CCRF, Environmental Friendliness, Fisherman, Gillnet, Pangandaran Regency

Abstract

This study aims to analyze the level of environmental friendliness of gillnet fishing gear operated by fishermen in Pangandaran Regency. Sustainable management of fishery resources is crucial in this region, given the high biodiversity and the pressure from environmentally damaging fishing activities. The methods used in this study include field observations, interviews, and the distribution of questionnaires to 30 respondents. Data analysis was conducted by scoring based on the nine criteria for environmentally friendly fishing gear established by the FAO Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) 1995. These nine criteria include gear selectivity, impact on habitat, fisherman safety, catch quality, consumer safety, impact on biodiversity, protection of endangered species, and social acceptance. The results showed that gillnet fishing gear in Pangandaran Regency obtained an average score of 28.3. Based on the CCRF assessment categories, this value places gillnets in the environmentally friendly category. Nevertheless, the selectivity aspect remains the lowest-scoring factor as the gear still catches more than three species with varying sizes. On the other hand, this fishing gear proved to be safe for habitats, poses no danger to fishermen, produces safe products for consumers, and is well-received socially by the local community.

References

Abduh, H.H. (2018). Pengaruh alat tangkap jaring insang (gill net) terhadap kelimpakan ikan yang tertangkap di perairan Selat Melaka Provinsi Sumatra Utara [Disertasi]. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Pertanian Sumatra Utara.

Dewanti, L. P., Mahdiana, I., Zidni, I., & Herawati, H. (2018). Evaluasi selektivitas dan keramahan lingkungan alat tangkap dogol di Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. Jurnal Airaha, 7(1), 30–37. https://doi.org/10.15578/ja.v7i01.84

Krisnandar, B. (2001). Penggunaan umpan pada alat tangkap bottom gillnet untuk menangkap udang karang di perairan Pelabuhanratu Sukabumi Jawa Barat [Skripsi]. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Mallawa. (2012). Teknik penangkapan ikan. Rineka Cipta.

Martasuganda, S. (2008). Jaring insang (gillnet). Edisi Revisi. Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan dan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor.

Miranti. (2007). Studi selektivitas jaring insang hanyut terhadap ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) di perairan Pelabuhan Ratu [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Nurhayati, A. (2013). Analisis potensi lestari perikanan tangkap di kawasan Pangandaran. Jurnal Akuatika, 4(2), 195–209. https://doi.org/10.15578/jksekp.v2i2.9283

Pranata, et al. (2018). Pengaruh pelatihan terhadap kompetensi dan kinerja karyawan (Studi pada karyawan tetap di PT. Bank Tabungan Pensiun Nasional Syariah Malang Divisi Mobile Marketing Syariah). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 61(3), Agustus 2018.

Putrinatami, R. L. (2010). Kajian usaha penangkapan dengan alat tangkap multi gear di Palabuhanratu (Studi kasus kapal PSP 01) [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Sagala, I., Isnaniah, & Syofyan, I. (2016). Studi konstruksi alat tangkap bagan perahu (boat lift net) 30 GT di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Kelurahan Pondok Batu Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara. Student Faculty of Fisheries and Marine Science, 1(1), 1-13.

Subani, W., & Barus, H. R. (1989). Alat penangkapan ikan dan udang laut. Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 5 Tahun 1988 (Edisi Khusus), 248 hal.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumardi, Z., Sarong, M. A., & Nasir, M. (2014). Alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan berbasis Code of Conduct for Responsible Fisheries di Kota Banda Aceh. 2, 10–18.

Zanuar, M. Y. (2020). Studi keramahan lingkungan alat tangkap nelayan di pesisir Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur [Skripsi]. Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Syahna Dewi, & Exist Saraswati. (2026). Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Alat Tangkap Jaring Insang Dasar (Bottom Gillnet) Terhadap Penangkapan Ikan di Kab. Pangandaran. Zebra: Jurnal Ilmu Peternakan Dan Ilmu Hewani, 4(1), 66–78. https://doi.org/10.62951/zebra.v4i1.330

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.