Evaluasi Bantuan Ternak Sapi Bali di Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah
DOI:
https://doi.org/10.62951/zebra.v4i1.339Keywords:
Bali Cattle, Input and Output, Livestock Assistance Program, Livestock Management, Mawasangka SubdistrictAbstract
Bali cattle have significant potential advantages and are sought after by breeders and farmers due to their adaptability to the environment and high productivity. The management of Bali cattle in Mawasangka District, through a local government program, is expected to foster awareness of efficient and optimal livestock farming. This study aims to analyze the input and output of the Bali cattle assistance program from the village government in Mawasangka District, Central Buton Regency. The method used in this study uses observation, interview, documentation and analyzed using descriptive analysis. The number of respondents used was 40 people. The research respondents were taken from two villages, namely Matara and Wasilomata villages. The results of this study indicate that the impact of village regulations on the management of Bali cattle assistance in Mawasangka District, Central Buton Regency : (1) The input process of the Bali cattle assistance program has been in accordance with the previously determined plan, namely 40 Bali cattle breeders and males. (2) Output (results) there was an increase in the number of livestock owned, an increase in the maintenance system and the number of pens owned increased.
References
Ananta, A., Hafid, H., & Sani, L. O. A. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas usaha ternak sapi bali pada peternak transmigran dan non-transmigran di Pulau Kabaena Kabupaten Bombana. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 2(3), 52–67. https://doi.org/10.33772/jitro.v2i3.3811
Andaruisworo, S. (2021). Kebijakan pemerintah dalam upaya pengembangan sapi lokal (Sapi Bali) dalam menunjang pemenuhan kebutuhan protein hewani dan swasembada daging. Jurnal Sinkesjar, 1(1), 788–793.
Arikunto, S., & Jabar, C. S. A. (2014). Evaluasi program pendidikan (2nd ed.). PT. Bumi Aksara.
Astariyani, N. L. G., Arismayanti, N. K., & Yuliarthini, N. M. A. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan desa wisata berbasis peraturan desa di Desa Tampaksiring Gianyar. Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram, 8(3), 324–330. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v8i3.446
Astiti, N. M. G. R. (2018). Sapi Bali dan pemasarannya. Jaya Pangus Press Books.
Bahri, S., & Tiesnamurti, B. (2019). Strategi pembangunan peternakan berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 31(4), 142–152.
Bere, M. F. (2019). Analisis usaha penggemukan sapi bali di kelompok tani bero sembada Kecamatan Laen Mane Kabupaten Malaka. Journal of Animal Science, 4(2), 26–29. https://doi.org/10.32938/ja.v4i2.623
Budiarto, A., Hakim, L., Suyadi, S., Nurgiartiningsih, V. A., & Ciptadi, G. (2013). Natural increase sapi bali di wilayah instalasi populasi dasar Propinsi Bali. Ternak Tropika: Journal of Tropical Animal Production, 14(2), 46–52.
Darmawi, D. (2011). Pendapatan usaha pemeliharaan sapi bali di Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 14(1), 14–22. https://doi.org/10.22437/jiiip.v0i0.583
Diwyanto, K., & Priyanti, A. (2008). Keberhasilan pemanfaatan sapi bali berbasis pakan lokal dalam pengembangan usaha sapi potong di Indonesia. Wartazoa, 18(1), 38–45.
Haadii, A., Aka, R., & Ba'a, L. O. A. (2015). Analisis program pengembangan sapi potong bantuan dinas pertanian dan kehutanan Kota Kendari. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 3(2), 12–24.
Hadi, A. N., & Azwar, N. H. (2019). Sistem pendukung keputusan seleksi penerimaan bantuan ternak sapi menggunakan metode profile matching pada Desa Buntulia Utara Kabupaten Pohuwato. Jurnal Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi, 13(1), 33–44. https://doi.org/10.24252/teknosains.v13i1.4909
Halidu, J., Saleh, Y., Ilham, F. (2021). Identifikasi jalur pemasaran sapi bali di pasar ternak tradisional. Jambura Journal of Animal Science, 3(2), 135–143. https://doi.org/10.35900/jjas.v3i2.6943
Hasan, Y., Fathan, S., Laya, N. K., Datau, F., Boekoesoe, Y., & Bahua, M. I. (2022). Studi partisipasi kelompok peternak pada usaha ternak sapi bali. Gorontalo Journal of Equatorial Animals, 1(2), 51–58.
Hastang, & Asnawi, A. (2014). Analisis keuntungan peternak sapi potong berbasis peternakan rakyat di Kabupaten Bone. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan, 1(1), 240–252.
Hendrawati, I. G. A. O. (2018). Curahan tenaga kerja peternak sapi bali sebagai usaha sampingan dan dampaknya terhadap pendapatan keluarga di Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. DwijenAGRO, 8(1), 63–72.
Hernowo, B. (2006). Prospek pengembangan usaha peternakan sapi potong di Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi [Skripsi, Institut Pertanian Bogor].
Ibrahim, S., Supamri, S., & Zainal, Z. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan peternak rakyat sapi potong di Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(3), 307–315. https://doi.org/10.19184/jsep.v13i3.18446
Indey, S., Saragih, E. W., & Santoso, B. (2021). Karakteristik peternak sapi di sentra produksi ternak potong di Kabupaten Sorong. Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis, 11(3), 256–245. https://doi.org/10.46549/jipvet.v11i3.257
Kimko, T., Akmal, & Fitriani, F. (2021). Evaluasi kebijakan program bantuan pemberdayaan peternak. Jurnal Ilmu Administrasi dan Sosial, 10(2), 155–169.
Lase, J. A., Ardiarini, N., & Habeahan, K. B. (2021). Potensi dan pola pemeliharaan sapi bali di Maluku Utara. Prosiding Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-45 UNS, 17(May), 761–771.
Lomboan, A., Elly, F. H., Soeikromo, D., Rundengan, M. L., & Poli, Z. (2021). Kebijakan agribisnis ternak sapi potong dalam menunjang pembangunan peternakan. Prosiding Seminar Teknologi dan Agribisnis Peternakan, 24-25(May), 655–661.
Mayulu, H., Sunarso, S., Sutrisno, C. I., & Sumarsono. (2016). Kebijakan pengembangan peternakan sapi potong di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 29(1), 34–41.
Mulyo, I. T., Marzuki, S., & Santoso, S. I. (2012). Analisis kebijakan pemerintah mengenai budidaya sapi potong di Kabupaten Semarang. Animal Agricultur Journal, 1(2), 266–277.
Musa, H. (2018). Sistem pendukung keputusan seleksi bantuan ternak sapi menggunakan metode profile matching pada Desa Buntulia Utara. Jurnal Penerapan Ilmu-Ilmu Komputer, 4(2), 24–38.
Nazief, M. (2021). Efektivitas penerapan sanksi pidana pasal 3 peraturan daerah Kabupaten Tebo nomor 8 tahun 2014 tentang penertiban dan pengembangan ternak [Tesis, Yayasan Pendidikan Jambi, Universitas Batanghari].
Nonci, N. (2017). Implementasi Program Gernas Kakao. Makasar: CV Sah Media.
Nurhakiki, & Halizah, N. (2020). Manajemen pemeliharaan sapi bali di UPT-PT HPT Pucak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Peternakan Lokal, 2(1), 20–24. https://doi.org/10.46918/peternakan.v2i1.832
Pantouw, S., Ngangi, C. R., & Lolowang, T. F. (2017). Evaluasi pelaksanaan program pengembangan kawasan minapolitan dengan model CIPP (context, input, process, product) di Kota Belitung. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, 13(3), 95–118. https://doi.org/10.35791/agrsosek.13.3A.2017.18031
Patmawati, N. W., Trinayani, N. N., Siswanto, M., Wandia, I. N., & Puja, I. K. (2013). Seleksi awal pejantan sapi bali berbasis uji performans. Jurnal Ilmu Dan Kesehatan Hewan, 1(1), 29–33.
Pratama, G. A. I., & Sudiarta, K. (2017). Aspek sustainable development goals dalam perda Bali Nomor 10 Tahun 2017 tentang pengelolaan sapi bali. Februari 2023 (Internet).
Purnomo, S. H., Sari, A. I., & Romadhona, N. D. (2021). Analisis profitabilitas peternak sapi potong di Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Jurnal Agribisnis Kepulauan, 9(1), 88–100. https://doi.org/10.30598/agrilan.v9i1.1224
Ratnasari, S. L., Buulolo, M., & Nasrul, H. W. (2020). Analisis karakteristik individu, lingkungan kerja, iklim organisasi, motivasi, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR), 2(1), 15–25. https://doi.org/10.47354/mjo.v2i1.175
Romjali, E. (2018). Program pembibitan sapi potong lokal Indonesia. Wartazoa, 28(4), 190–210. https://doi.org/10.14334/wartazoa.v28i4.1813
Sadarman, S., Handoko, J., & Febrina, D. (2007). Infestasi fasciola sp pada sapi bali dengan sistem pemeliharaan yang berbeda di Desa Tanjung Rambutan Kecamatan Kampar. Jurnal Peternakan, 4(2), 34–45.
Santoso, B. (2018). Menata kebijakan publik yang tepat agar tidak terjadi gejolak di masyarakat bila diundangkan. Jurnal Pemerintahan, 13(1), 36–53. https://doi.org/10.55745/jpstipan.v13i1.91
Saputra, M. R. I., Kholik, K., Munawaroh, M., Agustin, A. L. D., & Wurinaharuma, D. (2021). Penyuluhan dan pelayanan kesehatan serta deteksi kebuntingan pada sapi di kelompok ternak Pade Angen Desa Lando Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Bakti Sekawan, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 32–35. https://doi.org/10.35746/bakwan.v1i2.171
Sari, D. D. K. (2022). Performans produksi sapi bali pada pola pemeliharaan yang berbeda di Kabupaten Bangli. Prosiding Seminar Nasional Cendekia Peternakan, 6 (April), 98–103.
Sari, D. D. K., Marianty, R., & Kristina, K. (2022). Performans produksi sapi bali pada pola pemeliharaan ekstensif di Pulau Bali. Agrienvi. Jurnal Ilmu Pertanian, 16(2), 137–143.
Setianto, N. A. (2016). Kajian kualitatif dampak bantuan pemerintah pada peternakan sapi potong menggunakan pendekatan model. Jurnal Agripet, 16(2), 114–120. https://doi.org/10.17969/agripet.v16i2.5696
Setiawan, B. D., Jati, P. Z., Arfa’i, & Nur, Y. S. (2019). Evaluasi sistem manajemen usaha pembibitan sapi bali terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Peternak Terpadu, 7(3), 276–286. https://doi.org/10.23960/jipt.v7i3.p276-286
Sujani, N. K. D. S., Piraksa, I. W., & Suwiti, N. K. (2014). Profil mineral magnesium dan tembaga serum darah sapi bali yang dipelihara di lahan tegalan. Buletin Veteriner Udayana, 6(2), 119–123.
Suprianto, A. (2018). Pertambahan berat badan dan peningkatan nilai jual sapi bali dengan pemberian urea molasses multinutrien blok yang dipelihara secara intensif [Skripsi, Universitas Bosowa].
Tayibnapis, F. Y. (2000). Evaluasi program. PT Rineka Cipta.
Volkandari, S. D., Sudrajad, P., Prasetyo, D., Subiharta, A., Prasetyo, A., Pujianto, J., & Cahyadi, M. (2020). Dampak sistem pemeliharaan intensif dan semi intensif terhadap ukuran tubuh sapi bali jantan di Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Bali. Prosiding Seminar Nasional Kesiapan Sumber Daya Pertanian dan Inovasi Spesifik Lokasi Memasuki Era Industri 4.0, 15(April), 547–551.
Zaenal, H. M., & Khairil, M. (2020). Sistem manajemen kandang pada peternakan sapi bali di CV Enhal Farm. Jurnal Peternak Lokal, 2(1), 15–19. https://doi.org/10.46918/peternakan.v2i1.831
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zebra: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Hewani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



