Edukasi Kesehatan tentang Bullying pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli”

Authors

  • Bergita Dumar Universitas Negeri Gorontalo
  • Ida Wahyuni Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang
  • Ni Made Dwi Astarina Prajayanti Universitas Triatma Mulya
  • Mery Eka Yahya Fujianti Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang
  • Sri Mulyani Universitas Mandala Waluya Kendari

DOI:

https://doi.org/10.62951/komunitas.v4i2.345

Keywords:

Anak Sekolah, Bullying, Kesehatan Mental, Perkembangan Psikososial

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

References

Abdillah, F. (2023). Dampak Bullying di Sekolah Dasar dan Pencegahannya. EDUCARE : Jurnal Pendidikan Dan Kesehatan, 2(1), 102–108. https://doi.org/https://doi.org/10.70437/jedu.v2i1.19

Abdullah, G., & Ilham, A. (2023). Pencegahan Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Pelibatan Orang Tua. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 03(1), 175–182. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37905/dikmas.3.1.175-182.2023

Afandy, T., & Desiandri, Y. S. (2024). Tinjauan Implementasi Kebijakan Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Anak, 4, 145–155.

Akbar, M., Sugiyanto, R., Darmaramadhan, A., Sri, M., Bengkulu, U. M., & Wolke, M. (2023). Pencegahan Perilaku Bullying Pada Anak Dengan. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 1(2), 77–87. https://doi.org/https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i2.15

Development, P., & Mid, O. F. (2023). Perkembangan Psikososial Masa Kanak-Kanak. Perkembangan Psikososial Masa Kanak-Kanak Pertengahan, 3(3), 1176–1188.

Freska, W. (2023). Bullying dan Kesehatan Mental Remaja. (B. Hernowo, Ed.) (1st ed.). CV. Mitra Edukasi Negeri. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=eGkDEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA2&dq=Bullying+dan+Kesehatan+Mental+Remaja+&ots=F_cC872rrt&sig=Yv139rgTXNekXNaJwRTDJaPFh2M&redir_esc=y#v=onepage&q=Bullying dan Kesehatan Mental Remaja&f=false

Karisma, N., Rofiah, A., Afifah, S. N., Manik, Y. M., Mental, K., Masyarakat, P., & Diri, T. B. (2024). Kesehatan Mental Remaja dan Tren Bunuh Diri : Peran Masyarakat Mengatasi Kasus Bullying di Indonesia. Edu Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 560–567. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3439

Nauli, F. A., Jumaini, & Elita, V. (2017). Analisi Kondisi Bullying Pada Anak Sekolah Sebagai Upaya Promotif dan Preventif. Jurnal Ners Indonesia, 7(2), 11–20.

Nurhayati, D., Abdullah, G., & Ginting, R. B. (2024). Peran Kepala Sekolah Sebagai Manager dalam Mewujudkan Anti Bullying. Jurnal Inovasi Pembelajaran Di Sekolah, 5(2), 845–859. https://doi.org/10.51874/jips.v5i2.274

Octavia, D., Puspita, M., & Yan, L. S. (2020). Fenomena Perilaku Bullying Pada Anak Di Lingkungan Sekolah Dasar. Riset Informasi Kesehatan, 9(1), 43–50. https://doi.org/10.30644/rik.v8i2.273

Oktarina, N. D., Wijayanti, F., & Rini, Z. R. (2025). Membangun Lingkungan Sekolah yang Bebas dari Bullying untuk Mencegah Gangguan Kesehatan Mental pada Siswa Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 7, 138–143.

Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model Participation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 06(01), 62–71. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37905/aksara.6.1.62-71.2020

Ramadhanti, & Hidayat, M. T. (2022). Strategi Guru Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4566–4573. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2892

Safitri, M., Wirakhmi, I. N., & Ramdhani, F. N. (2024). Edukasi Bullying sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan menurunkan kejadian bullying pada anak di SD Negeri Karangsoka Kembaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS), 3(1), 4–11. https://doi.org/10.35960/pimas.v3i1.1320

Setiawan, I., & Saputra, T. (2024). Tindakan HukumBagi Perilaku Bullying Terhadap Anak Di Bawah Umur. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 846–862. https://doi.org/https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.461

Yektiningsih, E., Jaya, S. T., & Khosasih, M. I. (2025). Pendidikan Kesehatan Untuk Pencegahan Kegawatdaruratan Mental Perilaky Kekerasan Dikarenakan Dampak Bullying Pada Anak Sekolah. Jurnal Abdimas Pamenang, 3(1), 7–14.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Dumar, B., Wahyuni, I., Astarina Prajayanti, N. M. D., Yahya Fujianti, M. E., & Mulyani, S. (2026). Edukasi Kesehatan tentang Bullying pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli”. Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia , 4(2), 1–9. https://doi.org/10.62951/komunitas.v4i2.345

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.