Pengaruh Perbedaan Waktu Perendaman pada Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger) di Perairan Bluru Kidul Sidoarjo

Authors

  • Tasya Amalia Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Yusrudin Yusrudin Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Sumaryam Sumaryam Universitas Dr. Soetomo Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.62951/manfish.v3i2.255

Keywords:

Bluru Kidul Village, Catch Yield, Gillnet, Indian Mackerel, Soaking Duration

Abstract

Bluru Kidul Village is an area located near the northeastern coast of Sidoarjo, where its geographical position provides significant benefits for the community. Consequently, the majority of residents work as fishermen and live side by side with the marine ecosystem. Due to the existence of Bluru Kidul Village, Sidoarjo City is often referred to as a fisheries or coastal city. The fish resources in these waters are dominated by small pelagic fish, large pelagic fish, and demersal fish. One of the most widely used fishing gears is the gill net. This study applied treatments with soaking durations of 2 hours, 3 hours, and 4 hours. The objectives of this research were to identify the composition of gill net catches, analyze the effect of different soaking times on gill net catches, and determine the optimal soaking duration for catching Indian mackerel (Rastrelliger) using gill nets. Data analysis was conducted using statistical methods, including analysis of variance (ANOVA) and normality tests to ensure data suitability. To determine whether soaking duration had a significant effect, a further statistical test, namely the Least Significant Difference (LSD) test, was applied to identify which soaking time produced the best catch of Indian mackerel. The results indicated that there were significant differences in catch variables between the 4-hour treatment and the 3-hour and 2-hour treatments, whereas the difference between the 3-hour and 2-hour treatments was not significant. This finding demonstrates that the 4-hour soaking duration resulted in significantly different catch outcomes compared to the 3-hour and 2-hour durations, but no significant difference was observed between the 3-hour and 2-hour treatments.

References

Adawyah, R. (2023). Pengolahan dan pengawetan ikan. Bumi Aksara.

Anggita, T., Zamdial, Z., & Herliany, N. E. (2020). Analisis usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang di sentra perikanan tangkap Pasar Bawah, Manna, Bengkulu Selatan. Jurnal Enggano, 548–565.

Anggrayni, F. D., & Zainuri, M. (2022). Pengaruh perbedaan ukuran mata jaring (mesh size) terhadap hasil tangkapan pada perikanan tangkap jaring insang (gill net) di Perairan Desa Sedayulawas, Kabupaten Lamongan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 3(3), 85–92. https://doi.org/10.21107/juvenil.v3i3.17073

Fadillah, A., Maulana, F., & Pratama, P. (2024). Potensi penerapan konsep eco port pada re-design master plan pelabuhan perikanan Muara Angke. ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 8(1), 45–54. https://doi.org/10.29244/core.8.1.045-054

Hasbi, I. M., Risa, R. D., & Djaffar, R. (2020). Komposisi hasil tangkapan dan metode pengoperasian jaring insang dasar (bottom gillnet millennium) di perairan Kepulauan Sangkarrang. Octopus: Jurnal Ilmu Perikanan, 9(1), 53–58. https://doi.org/10.15578/ja.v9i02.150

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2021). Minister of Marine Affairs and Fisheries Regulation No. 22 of 2021 on the preparation of fisheries management plans and fisheries management institutions in the Republic of Indonesia fishing management area.

Kurniawan, F., Satrya, G. B., & Kamalov, F. (2024). Lightweight fish classification model for sustainable marine management: Indonesian case. arXiv. https://arxiv.org/abs/2401.02278

Maulana, I., Yulinda, E., & Hendri, R. (2020). Analisis usaha penangkapan ikan laut dengan alat tangkap jaring insang (gillnet) di Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 1(2), 30–38.

Mulyadi, A., & Cahyani, F. (2022). Optimalisasi teknik penangkapan ikan kembung (Rastrelliger spp.) dengan variasi lama perendaman jaring insang di perairan pesisir Jawa Timur. Jurnal Teknologi Perikanan Tangkap, 6(2), 55–63.

Prabowo, T. S. A. P. B., & Kusyairi, A. (2023). Pengaruh perbedaan mesh size pada alat tangkap jaring insang pertengahan terhadap hasil tangkapan ikan di Perairan Juwana Kabupaten Pati Jawa Tengah. Soetomo Jurnal Pertanian AgroPro, 1(2), 86–98.

Pramesthy, T. D., Mardiah, R. S., Shalichaty, S. F., Arkham, M. N., Haris, R. B. K., Kelana, P. P., & Djunaidi, D. (2020). Analisis alat tangkap jaring insang (gill net) berdasarkan kode etik tatalaksana perikanan bertanggung jawab di perairan Kota Dumai. Aurelia Journal, 1(2), 103–112. https://doi.org/10.15578/aj.v1i2.8951

Rabiyatul, A. (2023). Pengaruh perbedaan waktu perendaman jaring insang terhadap hasil tangkapan ikan pelagis kecil di Perairan Timur Indonesia. Jurnal Perikanan Indonesia, 12(3), 100–109.

Ridwan, A. (2021). Perbandingan alat tangkap dengan menggunakan bahan jaring insang polyetlene dan polyamide terhadap hasil tangkapan rajungan di Perairan Pulau Saugi. Lutjanus, 26(2), 52–62. https://doi.org/10.51978/jlpp.v26i2.423

Safriani, I., Sara, L., & Alimina, N. (2022). Studi perikanan tangkap jaring insang dengan shortening berbeda di Perairan Tompo Pasi Waemputtan. Jurnal Perikanan Tangkap Nusantara, 7(1), 45–53. https://doi.org/10.33772/jsipi.v6i1.16267

Zairon, Kamal, M. M., Oktaviani, D., Suryanto, Nugroho, D., Keramben, D. D., Fauzi, M., Muhtadi, A., Idriss, R., Lahengko, S. M., Hakim, A. A., & Tampubulon, P. A. R. P. (2023). Profil perikanan pancing cumi di Perairan Medan dan sekitarnya. IFMA 571, 1–24. https://statistik.kkp.go.id

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Tasya Amalia, Yusrudin Yusrudin, & Sumaryam Sumaryam. (2025). Pengaruh Perbedaan Waktu Perendaman pada Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger) di Perairan Bluru Kidul Sidoarjo. Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Peternakan, 3(2), 143–152. https://doi.org/10.62951/manfish.v3i2.255

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>